PKBM "BERLIAN" CIREBON

Beranda » Info DTA » Siswa SD Masih Rendah Minat Belajar di Madarasah Diniyah (DTA)

Siswa SD Masih Rendah Minat Belajar di Madarasah Diniyah (DTA)

Siswa DTA sedang belajar

Siswa DTA

Seiring dengan perkembangan zaman serta perlu peningkatan kwalitas iman dan taqwa salah satu upaya yang dilakukan dengan kegiatan pembelajaran di Madrasah Diniyah(DTA), namun masih banyaknya siswa sekolah Dasar yang minat belajar di Sekolah Madrasah Diniya(DTA) Non Formal masih rendah. Dalam kaitannya dengan hal tersebut ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi minat belajar tersebut.

Bila kita perbandingkan jumlah siswa SD yang mau belajar di Diniyah masih jauh dari harapan, dibeberapa lembaga pendidikan Non Formal Diniyah jumlah siswa SD yang masuk ke Diniyah antara 20 sampai 40 persen dari jumlah siswa yang ada di SD, yang lainnya hanya bermain. Padahal seharus sudah saatnya di usia Sekolah Dasar terus di tingkatkan penanamn Iman dan Takwa sehingga tidak terjadi masyarakat buta tentang agama. Diharapkan tidak terjadi bisa baca qur’an pengetahuan tentang agama rendah, ini akan berdampak rendahnya etika, moral, ilmu, remaja yang akan datang.

Selain dari itu adanya pendidikan Diniyah Non Formal sangat membantu pendidikan formal (SD) karena rata-rata jumlah jam pelajaran yang ada di sekolah Dasar hanya 3 ( Tiga ) jam pelajaran atau 3 x 40 menit perminggunya, ini bagi siswa yang memiliki IQ rendah, bercanda saat belajar,  apa yang didapatnya.

Hasil yang kami peroleh melalui wawancara dengan masyarakat serta siswa didik ada beberapa alasan diantaranya adalah :

  1. Belum diberlakukannya Ijazah Madarasah Diniyah (DTA) untuk melengkapi persyaratan masuk kejenjang pendidikan berikutnya (SMP/MTs).
  2. Siswa Sekolah Dasar disaat selesai pulang sekolah sudah belajar di Taman Pendidikan Al-Qur’an yaitu belajar baca Qur’an.

Dari beberapa alasan masyarakat tersebut maka  kepada seluruh lembaga pendidikan Diniyah Nonformal dan instansi terkait di Kementerian Agama terus melakukan upaya agar usia siswa Sekolah Dasar mau belajar di Diniyah. Salah satu upaya yang dilakukan menurut penulis adalah Segera diberlakukannya Ijazah Diniyah sebagai pelengkap persyaratan masuk ke jenjang pendidikan berikutnya.