PKBM "BERLIAN" CIREBON

Beranda » Renungan » Masyarakat Gumulunglebak Saatnya Merenung

Masyarakat Gumulunglebak Saatnya Merenung

Sepatutnya kita harus mulai berpikir lebih jauh kedepan. Apa yang harus kita perbuat, lakukan, kerjakan untuk Gumulunglebak. Sekilas saya akan melihat peradaban masyarakat, Dua puluh tahun kebelakang di gumulunglebak semua lapisan masyarakat terasa tidak adanya perbedaan yang mencolok baik dari ekonomi, ataupun dalam hal kedudukan. Selain dari itu persatuan di antara kaum muda sangat erat, toleransi dijunjung tinggi namun apa yang yang terjadi saat ini? sadar atau pun tidak saat ini kita telah memasuki masa kritis moral dan peradaban.
Bila kita ingat moto perjuangan bersatu kita teguh bercerai kita runtuh, dan persatuan kunci keberhasilan dan kemenangan. ini merupakan kunci moral dan peradaban yang telah mengalami kritis akan pulih kembali. Yang menjadi pertanyaan siapa yang harus melakukannya ? Jawabannya adalah kita semua sebagai warga masyarakat Gumulunglebak dari mulai remaja sampai orang tua. dan siapa yang menjadi Pembina dalam hal ini yakni pemerintahan desa beserta tokoh masyarakat.
Dalam renungan ini ada beberapa hal yang perlu kita pikirkan yaitu peradaban diantara pemuda terhadap orang tua, orang kaya terhadap si miskin, Masyarakat yang memiliki kedudukan terhadap masyarakat biasa.
Saya akan memberikan sedikit contoh tentang peradaban masyarakat yang sangat menyedihkan. Suatu ketika ada pemuda yang beri tugas untuk menyampaikan undangan. Si pemuda tersebut menanyakan nama yang ada dalam undangan, padahal jarak antara pemuda dan orang yang di undang hanya berbeda rukun tetangga ( RT), kejadian ini sangat ironis dan tidak logis terjadi di sebuah kampung di pedesaan. Dan seharusnya kejadian ini tidak menimpa kepada masyarakat gumulunglebak.
Dengan menemukan kejadian seperti itu saya jadi berpikir, apa yang terjadi sepuluh (10) tahun kedepan mungkin dapat terjadi perselisihan, pertempuran diantara remaja yang berbeda jarak hanya satu (1) rukun tetangga.
Dari paparan contoh tersebut di atas saya mengajak kepada seluruh masyarakat gumulunglebak umumnya, para tokoh masyarakat, pemuda, dan pemerintahan desa agar kembalikan peradaban di masyarakat gumulunglebak, agar terjadi rukun, damai, tentram, sehingga terjadi gemah ripah loh jinawi tata tentrem kerja raharja tut wuri handayani.

Iklan