PKBM "BERLIAN" CIREBON

Beranda » Info Pendidikan » Pandangan Ki Hajar Dewantoro Terhadap Pendidikan

Pandangan Ki Hajar Dewantoro Terhadap Pendidikan

Pendidikan adalah upaya untuk memerdekakan manusia dalam arti bahwa menjadi manusia yang mandiri, agar tidak tergantung kepada orang lain baik lahir ataupun batin. Kemerdekaan yang dimaksud terdiri dari 3 macam, yaitu; berdiri sendiri, tidak tergantung pada orang lain, dan dapat mengatur pada dirinya sendiri.

Lahirnya pendidikan Taman Siswa juga diilhami oleh model pendidikan barat yang tidak menyelesaikan persoalan peningkatan kualitas sumber daya manusia waktu itu. Menurutnya pendidikan barat memiliki ciri; perintah, hukuman dan ketertiban. Model pendekatan seperti itu menurut Ki hajar Dewantoro merupakan salah satu perkosaan terhadap kehidupan batin anak-anak. Oleh karena itu, tidak heran apabila hasil pendidikan barat menghasilkan anak dengan budi pekerti yang rusak sebagai akibat dari anak yang hidup di bawah paksaan dan hukuman, yang biasanya tidak setimpal dengan kesalahannya. Apabila telah dewasa, mereka tidak akan mampu bekerja kalu tidak dipaksa atau kalau tidak ada perintah.

Beberapa falsafah yang dikemukakan oleh Ki Hajar Dewantoro berkenaan dengan pendidikan:

  1. Segala alat, usaha dan juga cara pendidikan harus sesuai dengan kodratnya.
  2. Kodratnya itu tersimpan dalam adat istiadat setiap masyarakat dengan berbagai kekhasan, yang kesemuanya itu bertujuan untuk mencapai hidup tertib dan damai.
  3. Adat istiadat sifatnya selalu berubah ( Dinamis)
  4. Untuk mengetahui karakteristik masyarakat saat ini diperlukan kajian mendalam tentang kehidupan masyarakat tersebut dimasa lampau, sehingga dapat diprediksi kehidupan yang akan datang pada masyarakat tersebut.
  5. Perkembangan budaya masyarakat akan dipengaruhi oleh unsur-unsur lain, hal ini terjadi karena terjadinya pergaulan antar bangsa.

Dikutif dari : Buku Pembelajaran Berwawasan Kemasyarakatan,Ihat Hatimah,dkk. Universitas Terbuka Hal.1.40-1.41