PKBM "BERLIAN" CIREBON

Beranda » Info Pendidikan » Pedoman Wawancara

Pedoman Wawancara

Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam membuat pedoman wawancara adalah sebagai berikut.

  1. Pedoman wawancara yang dikembangkan harus dapat mengumpulkan data yang sesuai dengan tujuan khusus studi.
  2. Pedoman terdiri dari serangkaian pertanyaan yang akan ditanyakan pada saat wawancara, termasuk di dalamnya petunjuk kepada pewawancara apa yang harus dikatakan pada saat awal dan pada saat akhir suatu wawancara.
  3. Rumusan pertanyaan bisa berbeda namun tetap mempunyai pengertian yang sama.
  4. Urutan dan susunan pertanyaan dapat dikontrol oleh pewawancara.
  5. Pedoman sebaiknya membutuhkan seminimum mungkin tulisan dari pewawancara. Untuk itu pedoman wawancara dapat dikombinasikan dengan penggunaan kaset audio. Jika kedua alat ini digunakan maka tugas pewawancara adalah bertanya sedangkan jawaban responden direkam dalam kaset.
  6. Pertanyaan setengah terbuka dengan pendahuluan yang jelas tentang topik yang akan dibicarakan umumnya lebih banyak mendapat tanggapan dari responden dan lebih kecil efeknya dibandingkan dengan pertanyaan dan pertanyaan yang tertutup atau standar.
  7. Keseragaman jawaban terbatas, khususnya untuk pertanyaan terbuka. Namun, walaupun pertanyaan mendapat beberapa jawaban, pada hakikatnya jawaban mereka sama, dan jawaban tersebut dapat dikelompokan dalam beberapa kategori.
  8. Menanyakan apa kira-kira jawaban atau pendapat teman responden tentang pertanyaan yang diajukan juga dapat meningkatkan jawaban responden.
  9. Jika probing ( menggali informasi secara lebih mendalam) memungkinkan untuk diadakan, buatlah daftar pertanyaan probing sehingga semua responden mengalami suasana wawancara yang sama.

Sumber :M.Toha Anggoro,dkk, Universitas Terbuka.