PKBM "BERLIAN" CIREBON

Beranda » Info Paud » Lanjutan Pedoman Teknis Penyelenggaraan Kelompok Bermain Pada Prinsip-Prinsip Pendidikan

Lanjutan Pedoman Teknis Penyelenggaraan Kelompok Bermain Pada Prinsip-Prinsip Pendidikan

A. PRINSIP PENDIDIKAN PADA ANAK USIA DINI

Pendidikan Anak Usia Dini yang diterapkan dalam program PAUD didasarkan atas prinsip-prinsip berikut:

  1. Berorientasi pada kebutuhan anak
  2. Kegiatan Belajar dilakukan melalui bermain
  3. Merangsang munculnya kreativitas dan inovatif
  4. Menyediakan lingkungan yang mendudkung proses belajar.
  5. Mengembangkan kecakapan hidup anak
  6. Menggunakan berbagai sumber dan media belajar yang ada dilingkungan sekitar
  7. Dilaksanakan secara bertahap dengan mengacu pada prinsip perkembangan anak
  8. Rangsangan pendidikan mencakup semua aspek perkembangan

B. PRINSIP PERKEMBANGAN ANAK

  1. Anak akan belajar dengan baik apabila kebutuhan fisiknya terpenuhi dan merasakan aman serta nyaman dalam lingkungannya.
  2. Anak belajar terus menerus, dimulai dari membangun pemahaman tentang sesuatu, mengeksplorasi lingkungan, menemukan kembali sesuatu konsep, hingga mampu membuat sesuatu yang berharga.
  3. Anak belajar melalui interaksi sosial baik dengan orang dewasa maupun dengan teman sebaya yang ada di lingkungannya.
  4. Minat dan ketekunan anak akan memotivasi belajar anak.
  5. Perkembangan dan gaya belajar anak seharusnyadipertimbangkan sebagai perbedaan individu.
  6. Anak belajar dari yang sederhana ke yang kompleks, dari konkrit ke abstrak, dari gerakan ke verbal dan dari diri sendiri ke sosial.

C. PRINSIP PENDIDIKAN PADA KELOMPOK BERMAIN

Kelompok Bermain merupakan salah satu bentuk pendidikan anak usia dini pada jalur pendidikan nonformal dengan mengutamakan kegiatan bermain sambil belajar. Prinsip-prinsip pendidikan dalam Kelompok Bermain adalah:

  1. Pertama, setiap anak itu unik. Mereka tumbuh kembang dari kemampuan, kabutuhan, keinginan, pengalaman dan latar belakang keluarga yang berbeda.
  2. Kedua, anak usia 2-6 tahun adalah anak yang senang bermain. Bagi mereka bermain adalah cara mereka belajar. Untuk itu kegiatan bermain harus dapat memfasilitasi keberagaman cara belajar dalam suasana senang, sukarela dan kasih sayang dengan memanfaatkan kondisi lingkungan sekitar.
  3. Ketiga, pendidik bertugas dalam kegiatan bermain adalah pendidik yang memiliki kemauan dan kemampuan mendidik, memahami anak, bersedia mengembangkan potensi yang dimiliki anak, penuh kasih sayang dan kehangatan serta bersedia bermain dengan anak.