PKBM "BERLIAN" CIREBON

Beranda » Uncategorized » Doa Dua Ekor Gajah [1]

Doa Dua Ekor Gajah [1]

mew da vinci

Inilah kisah dua ekor gajah. Konon tersiar kabar, seekor pengelana waktu mengisahkan sejuta tahun setelah abad millenium, keturunan dari Sang Singa yang agung, Raja Jenggot Emas, tidak lagi memangku tahta kerajaan. Hutan Alakadarnya dipimpin oleh seekor gajah bernama Gajah Tapak Besi. Di bawah kepemimpinan Sang Gajah, Hutan Alakadarnya berevolusi menjadi negara metropolitan, dimana keganasannya tidak lagi tercermin melaui gigi-gigi dan cakar-cakar tajam, akan tetapi berdasarkan status sosial dan ekonomi para binatang. Berdasarkan ilmu tata kota yang dimiliki menteri Hutan Alakadarnya, pemerintah mendirikan pilar-pilar pencakar langit yang berfungsi sebagai salah satu tempat hunian, gedung perkantoran, dan pasar. Tempat yang dahulu merupakan peternakan, dijadikan Sekolah Rimba lengkap dengan taman bermain dan perpustakaan. Beberapa danau disulap menjadi tempat wisata akhir pekan, dan sisanya menjadi perumahan bagi para buaya dan ikan-ikan.

“Semua fasilitas adalah gratis, berwawasan lingkungan, nyaman, dan mempesona,” begitulah tutur Sang pengelana waktu.

Akan tetapi, kesulitan negara dalam mengatasi pengangguran tetap terjadi…

Lihat pos aslinya 1.514 kata lagi