PKBM "BERLIAN" CIREBON

Beranda » Articles posted by ENCIKSAMSINA

Author Archives: ENCIKSAMSINA

http://xsltcache.alexa.com/site_stats/gif/s/a/cGtibWJlcmxpYW4ud29yZHByZXNzLmNvbQ==/s.gif

RSS Info Terbaru

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
StatsCrop
View samsiberlian's profile on slideshare

Review https://pkbmberlian.wordpress.com on alexa.com

Flickr Photos

Twitter Terbaru

RSS Info Terbaru

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Teman Pkbm Berlian

PETA PKBM “BERLIAN” CIREBON

http://www.flickr.com//photos/pkbmberlianwordpresscom/show/

Arsip

UA-30211493-1
Iklan

Perhatian Pemerintah Terhadap Usia Peserta Didik Pendidikan Kesetaraan

Dalam tulisan ini, admin ingin memberikan penjelasan batasan usia bagi pendidikan kesetaraan yang sudah menjadi perhatian pemerintah. Pendidikan merupakan hak setiap warga negara, tetapi dengan beberapa hal masih banyak anak-anak usia belajar yang tidak melanjutkan jenjang sekolahnya atau putus sekolah. Untuk jelasnya di bawah ini kami tuliskan usia sekolah yang menjadi perhatian pemerintah;

  1. Pendidikan Kesetaraan Program Paket A
    1. anak usia 7- 12 tahun yang tidak mengikuti pendidikan formal
    2. Sekolah Dasar atau Madrasah Ibtidaiyah
    3. anak usia 7 – 18 yang belum menyelesaikan jenjang pendidikan dasar pada satuan pendidikan formal; atau
    4. anak putus sekolah pada satuan pendidikan Sekolah Dasar atau Madrasah Ibtidaiyah.
  1. Pendidikan Kesetaraan Program Paket B
    1. lulusan Sekolah Dasar, Madrasah Ibtidaiyah yang tidak melanjutkan ke jenjang lebih tinggi pada satuan pendidikan formal; atau
    2. anak putus sekolah pada satuan pendidikan Sekolah Menengah Pertama atau Madrasah Tsanawiyah.
  2. Pendidikan Kesetaraan Program Paket C
    1. lulusan Sekolah Menengah Pertama atau Madrasah Tsanawiyah yang tidak melanjutkan ke jenjang lebih tinggi pada satuan pendidikan formal; atau
    2. anak putus sekolah pada satuan pendidikan Sekolah Menengah Atas atau Sekolah Menengah Kejuruan atau Madrasah Aliyah.

Uraian di atas memberikan gambaran jelas bahwa bagi siswa yang tidak melanjutkan ke sekolah formal dapat langsung sekolah di pendidikan jalur nonformal yaitu pendidikan kesetaraan.

Semoga tulisan ini sedikitnya memberikan pencaharan kepada masyarakat agar tidak ragu dan takut untuk memasuki di pendidikan kesetaraan.

Iklan

Mengangkat Potensi Siswa Paket C Di PKBM Berlian

Peresmian Kerjasama

PT. Daya Anugrah Mandiri Tanggal 13 Desember 2018

Allah menciptakan manusia dengan seutuhnya dengan dimilikinya kemampuan yang diluar makhluk lainnya. Kemampuan itu tetap dalam dalam kodratnya tidak sepenuhnya dalam kesempurnaan. Oleh karena itu potensi yang diberikan allah kepada hambanya perlu didongkrak oleh motivasi dan layanan agar kekuatan yang ada akan tumbuh dengan sempurna.

Allah tidak akan merubah suatu hamba, apabila hamba tersebut tidak merubahnya. Hal itu bahwa Siswa paket c termasuk seorang hamba dan warga negara yang memiliki hak yang sama dalam pendidikan. Maka dari itu PKBM Berlian memberikan jalan untuk merubah melalui suatu inovasi pembelajaran di Paket C Berlian.

Paket C di PKBM Berlian memiliki kegiatan Vokasi yang diharapkan lulusannya memiliki dan mampu mandiri, dan dapat diterima di dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Paket C Vokasi itu adalah Siswa Paket C yang diberikan keilmuan keterampilan khusus. Adapun Keterampilan yang diberikan di Paket C Vokasi yang di selenggarakan di PKBM Berlian yaitu Vokasi Teknik Sepeda Motor dan Vokasi Komputer Desain Grafis.

Paket C vokasi Teknik Sepeda Motor bekerjasama dengan PT. Daya Anugrah Mandiri. Dengan kerjasama itu memberikan kesempatan dan kepercayaan kepada Paket C sebagai darma bhakti perusahaan kepada masyarakat.

Paket C Vokasi PKBM Berlian dalam pembelajaran Teknik Sepeda Motor Menggunakan Kurikulum Honda dan Instruktur langsung dari Honda, dengan demikian maka lulusan paket C Vokasi PKBM Berlian akan dijamin memiliki keterampilan mekanik yang handal dan profesional.

Harapan Pimpinan PKBM Berlian dengan adanya Vokasi tersebut akan menjadi motivasi siswa Paket C untuk rajin dan giat belajar serta memiliki kepercayaan diri dimasyarakat. Karena kemampuan yang dimiliki sejajar dengan sekolah yang memiliki jurusan pada umumnya.

Semoga tulisan ini memberikan pencerahan bagi masyarakat yang membutuhkan pendidikan dengan latarbelakang yang tidak dan belum berkesempatan untuk masuk pendidikan di jalur formal. Dan PKBM dengan slogan Berkarya, Berbakti, dan Peduli terwujud dan dirasakan oleh masyarakat.

Penulis: pkbmberlian

PENDIDIKAN KESETARAAN

Pendidikan kesetaraan merupakan layanan pendidikan melalui jalur pendidikan nonformal yang memberikan kesempatan atau akses bagi warga masyarakat khususnya para pemuda yang putus sekolah dan putus lanjut di tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat.

Oleh karena itu, pendidikan kesetaraan adalah program pendidikan nonformal yang menyelenggarakan pendidikan umum, yang mencakup program paket A setara SD/MI, Paket B setara SMP/MTs dan Paket C setara SMA/MA. Program ini ditujukan bagi peserta didik yang berasal dari masyarakat  yang karena berbagai faktor tidak dapat mengikuti pendidikan di bangku sekolah, putus sekolah dan putus lanjut di berbagai jenjang pendidikan, serta usia produktif yang ingin meningkatkan pengetahuan dan kecakapan hidupnya, serta masyarakat lain yang memerlukan layanan khusus dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sebagai dampak dari peningkatan taraf hidup dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Melalui pengembangan program pendidikan Kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C ini diharapkan semakin memperluas layanan pendidikan bagi masyarakat melalui layanan pendidikan nonformal.

Lembaga/organisasi atau satuan pendidikan nonformal sebagai penyelenggara program Pendidikan Kesetaraan Paket A, B, dan C adalah pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM), sanggar kegiatan belajar (SKB), lembaga kursus dan pelatihan, kelompok belajar, rumah pintar, dan satuan pendidikan nonformal sejenis lainnya yang menyelenggarakan program Pendidikan Kesetaraan Paket A, B, dan C.

Penyelenggaraan program Pendidikan Kesetaraan Paket A, B, dan C dimaksudkan untuk memberikan layanan pendidikan kepada warga negara Indonesia yang karena berbagai faktor dan sebab tidak dapat memperoleh layanan pendidikan pada jalur pendidikan formal, sehingga pada akhir pmbelajaran program pendidikan kesetaraan diharapkan warga belajar memiliki pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang diakui setara dengan jenjang pendidikan formal.

Penyelenggaraan program Pendidikan Kesetaraan bertujuan untuk:

  1. menyediakan layanan pendidikan pada jalur pendidikan nonformal untuk menjaring anak-anak yang putus sekolah atau putus lanjut di tingkat SD/MI untuk Paket A, anak-anak yang putus sekolah atau putus lanjut di tingkat SMP/MTs untuk Paket B, dan anak-anak yang putus sekolah di tingkat SMA/MA untuk Paket C;
  2. mendukung dan mensukseskan kebijakan nasional tentang wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun, dan rintisan wajib belajar pendidikan menengah dua belas tahun atau pendidikan menengah universal;
  3. meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap warga belajar sehingga memiliki kemampuan yang setara dengan pendidikan formal;
  4. membekali dasar-dasar kecakapan hidup yang bermanfaat untuk bekerja mencari nafkah atau berusaha mandiri;
  5. membekali pengetahuan, keterampilan, dan sikap warga belajar yang memungkinkan lulusan program dapat meningkatkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi, atau meningkatkan kariernya dalam pekerjaannya.

Uraian di atas penulis simpulkan bahwa pendidikan kesetaraan merupakan jalur pendidikan bagi masyarakat bukan lagi menjadi alternatif tapi dapat menjadi pilihan langsung masyarakat demi tercapainya tujuan pendidikan nasional dan amanat UUD 1945… dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Sumber : kemdikbud.go.id

BAGAIMANA PEMBELAJARAN DI PENDIDIKAN KESETARAAN

Dalam tulisan kali ini admin ingin menjelaskan sebuah pertanyaan masyarakat dengan pertanyaannya “ Bagaimana Pembelajaran Di Pendidikan Kesetaraan”. Dengan di jawabnya pertanyaan ini diharapkan masyarakat akan memahami bahwa untuk mendapatkan Ijazah Pendidikan Kesetaraan itu Harus melalui Proses Pembelajaran.

Proses pembelajaran di Pendidikan Kesetaraan itu terbagi tiga cara antara sebagai berikut:

  1. TATAP MUKA

Tatap muka yang dimaksud disini yaitu setiap warga belajar (peserta didik), datang ke lembaga penyelenggara pendidikan kesetaraan (PKBM), bertemu langsung dengan para TUTOR dengan jadwal yang sudah di tentukan. Jadwal tatap muka itu antara 2-3 hari tatap muka, layaknya seperti di sekolah formal.

  1. TUTORIAL

Tutorial yang dimaksud disini adalah peserta didik melakukan suatu Tanya jawab dengan tutor tentang materi yang dipelajarinya pada materi yang belum dikuasi dari modul. Tutorial ini bisa dilakukan secara online dengan cara menggunakan media sosial ataupun dengan cara langsung tatap muka tapi tidak dilakukan di kelas dengan prinsip fleksibel agar peserta didik nyaman, menyesuaikan, dan merupakan suatu penghargaan bagi peserta didik yang mau untuk belajar.

  1. MANDIRI

Pembelajaran mandiri yang dimaksud disini yaitu para peserta didik mempelajari materi yang ada pada modul pembelajaran tanpa dibantu dengan para tutor, pembelajaran mandiri dilakukan di tempat masing-masing para peserta didik. Dan tindaklanjutnya akan dibahas pada pertemuan tatap muka.

Demikian penjelasan tentang proses pembelajaran di pendidikan kesetaraan, semoga dengan pencerahan ini masyarakat lebih memahami tentang pendidikan kesetaraan lebih jauh dan tidak terjadi salah persepsi terhadap legalitas penyelenggaraan pendidikan kesetaraan dan juga terhadap hasil akhir dari proses pembelajaran yaitu didapatkan sebuah Ijazah pendidikan kesetaraan.

MATA PELAJARAN APA SAJA DI PENDIDIKAN KESETARAAN

Pendidikan kesetaraan masih banyak yang beranggapan sekolah mencari Ijazah, penulis memaklumi karena belum tahu yang sebenarnya tentang pendidikan kesetaraan. Tulisan ini ingin menjawab pertanyaan yang disampaikan oleh masyarakat tentang Mata Pelajaran yang di ajarkan di pendidikan kesetaraan. Semoga dengan penjelasan singkat yang penulis tulis ini menjadi pencerahan bagi masyarakat yang bertanya-tanya tentang mata pelajaran yang diajarkannya.

Di bawah ini penulis ingin menjelaskan seluruh mata pelajaran yang di ajarkan di pendidikan kesetaraan berdasarkan pada kurikulum pendidikan kesetaraan baik pendidikan kesetaraan Paket A, Pendidikan Kesetaraan Paket B, dan Pendidikan Kesetaraan Paket C.

Adapun mata pelajaran di Pendidikan Kesetaraan Paket A antara lain:

  1. Pendidikan Agama
  2. Pendidikan Kewarganegaraan
  3. Matematika
  4. Bahasa Indonesia
  5. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
  6. Ilmu pengetahuan Sosial (IPS)
  7. Seni Budaya
  8. Pendidikan Jasmani, olah raga dan kesehatan
  9. Mulok ( Disesuaikan dengan lingkungan Sekolah)

Mata Pelajaran di Pendidikan Kesetaraan Paket B

  1. Pendidikan Agama
  2. Pendidikan Kewarganegaraan
  3. Matematika
  4. Bahasa Indonesia
  5. Bahasa Inggris
  6. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
  7. Ilmu pengetahuan Sosial (IPS)
  8. Seni Budaya
  9. Pendidikan Jasmani, olah raga dan kesehatan
  10. Keterampilan Fungsional
  11. Mulok ( Disesuaikan dengan lingkungan Sekolah)

Mata Pelajaran di Pendidikan Kesetaraan Paket C IPS

  1. Pendidikan Agama
  2. Pendidikan Kewarganegaraan
  3. Bahasa Indonesia
  4. Bahasa Inggris
  5. Matematika
  6. Sejarah
  7. Geografi
  8. Ekonomi
  9. Sosiologi
  10. Seni Budaya
  11. Pendidikan Jasmani, olah raga dan kesehatan
  12. Keterampilan Fungsional
  13. Mulok ( Disesuaikan dengan lingkungan Sekolah)

Demikian uraian tentang mata pelajaran di Pendidikan Kesetaraan, semoga menjadi pencerahan bagi masyarakat dan bermanfaat.

CARA MENGETAHUI IJAZAH PAKET ASLI ATAU PALSU

Ijazah paket memiliki manfaat yang sama dengan ijazah seperti SD,SMP, SMA,MA, dan SMK. Dengan memiliki manfaat yang sama kadang banyak yang melakukan tindakan tidak terpuji dengan cara membuat Ijazah (Memalsukan) atau dengan memilikinya cepat tidak dengan cara prosedur yang benar.

Bagi masyarakat yang belum tahu antara yang asli dan yang palsu, dalam tulisan ini penulis ingin memberikan gambaran atau sedikitnya ciri-ciri Ijazah Paket yang Palsu dan yang asli.

Cara pertama:

  1. Sejak tahun pelajaran 2013/2014, Dalam SHUN terdapat kode QR Scan, kode tersebut bisa dilihat dengan menggunakan aplikasi QR Scaner. Untuk mendapatkan aplikasi QR Scaner dapat di unduh playstore. Apabila di scan nama yang tercantum tidak sesuai dengan kode dan nomer seri nama Ijazah artinya Ijazah itu Palsu.
  2. Mengecek NISN, saat ini setiap siswa (warga belajar) Paket yang telah mengikuti Ujian Nasional dipastikan memiliki NISN, oleh karena itu NISN merupakan kunci untuk mengecek apakah nama yang tertera di Ijazah itu telah terdaftar atau tidak, apabila nama yang di Ijazah setelah di cek NISN nya bukan nama yang tertera di Ijazah artinya Ijazah tersebut asli tapi palsu.

Dengan mengecek dua cara ini saja bisa diketahui asli atau palsu Ijazah paket tersebut.

Tulisan ini merupakan salah satu keprihatian barangkali ada oknum yang memanfaatkan atau memperjualbelikan ijazah sehingga pendidikan kesetaraan selalu akan dianggap tidak bermutu. Padahal saat ini untuk mendapatkan Ijazah Kesetaraan perlu proses dan prosedur yang benar.

Semoga bermanfaat.