PKBM "BERLIAN" CIREBON

Beranda » Saya Berbagi

Category Archives: Saya Berbagi

http://xsltcache.alexa.com/site_stats/gif/s/a/cGtibWJlcmxpYW4ud29yZHByZXNzLmNvbQ==/s.gif

RSS Info Terbaru

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
StatsCrop
View samsiberlian's profile on slideshare

Review https://pkbmberlian.wordpress.com on alexa.com

Flickr Photos

Twitter Terbaru

RSS Info Terbaru

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Teman Pkbm Berlian

PETA PKBM “BERLIAN” CIREBON

http://www.flickr.com//photos/pkbmberlianwordpresscom/show/

Arsip

UA-30211493-1
Iklan

DATA CALON PESERTA UJIAN NASIONAL PENDIDIKAN KESETARAAN(UNPK) /UJIAN NASIONAL PENDIDIKAN KESETARAAN BERBASIS KOMPUTER (UNPK BK)DI PKBM BERLIAN CIREBON

Jumlah peserta UNPK/UNPKBK di PKBM BERLIAN Cirebon sudah memasuki pendataan validasi yang akan mengikuti Ujian tersebut. Persiapan terus dilakukan agar pada saatnya nanti peserta di  tidak gaptek dalam menghadapinya. Dan di bawah ini kami lampirkan data peserta UN yang akan mengikuti Ujian Nasional di tahun 2017:

Bagi calon peserta UN di PKBM BERLIAN dapat mengunduh atau melihatnya, dengan mengklik di bawah ini:

p2965338-berlian-201702020805

Iklan

UN Paket C di PKBM “BERLIAN” Sukses Dilaksanakan

Ujian Paket C 9 April 2014Pelaksanaan Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan Paket C di PKBM BERLIAN alhamdulillah telah sukses di laksanakan. Jumlah peserta yang mengikuti ujian tersebut 42 orang. Tempat pelaksanaan Ujian Nasional tahun ini yaitu bertenpat di SMPN 1 Karang Sembung di mulai sejak tanggal 9 April 2014 sampai dengan 11 April 2014 sama dengan pelaksanaannya di Pendidikan Formal, yang membedakannya adalah waktu saja. Karena di Pendidikan Kesetaraan Paket C di mulai Pukul 13.00 s.d. Pukul 16.00 WIB

Dengan suksesnya Ujian Nasional tersebut Ketua Penyelenggara berharap akan Lulus 100 persen, dan lulusannya akan menjadi insan yang berguna untuk Agama Bangsa dan Negara.

Menurut peserta didik dari Paket C adanya program pendidikan kesetaraan sangat membantu masyarakat, karena itu dari peserta didik mengatakan Pendidikan Kesetaraan harus terus diperhatikan oleh Pemerintah karena manfaatnya sangat banyak terutama bagi masyarakat miskin dan masyarakat yang belum berkesempatan mengenyam pendidikan sebelumnya.

Disisi lain adanya program pendidikan kesetaraan ini akan meningkatkan Sumber Daya Manusia dan Rata-rata Lama Sekolah. Di Kecamatan Greged menurut Bapeda Kab. Cirebon Rata-rata lama Sekolah di Kecamatan Greged baru 4,5 tahun. Dengan 4,5 tahun berarti lama rata-rata sekolah baru kelas 4 SD.

Melihat rendahnya rata-rata lama sekolah tersebut selaku penyelenggara Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang ada di Kecamatan Greged Yaitu PKBM “BERLIAN” berharap peran serta masyarakat dan pemerintah agar memberikan sosialisasi dan himbauan agar yang belum bersekolah agar masuk ke pendidikan kesetaraan baik Paket A(SD), Paket B (SMP), dan Paket C (SMA).

Lulusan Paket B dan C 6 siswa masuk Pendidikan Formal

Tidak menyangka lulusan tahun 2012-2013 warga belajar yang telah mengikuti Ujian Nasional yang diselenggarakan PKBM “BERLIAN” Cirebon melanjutkan ke jenjang berikutnya. Jumlah yang melanjutkan ke jenjang sekolah formal yakni 3 warga belajar paket B dan 3 warga belajar paket C.

Warga belajar paket B yang melanjutkan satu WB ke SMK Samudra Mertapada, satu WB ke MA di kuningan, dan satu WB melanjutkan di Krawang. Dan warga belajar paket C yang melanjutkan keperkuliahan 3 orang  semuanya masuk di perguruan tinggi di wilayah cirebon diantaranya masuk di STAI Cirebon.

Ini menunjukkan kepada masyarakat bahwa lulusan dari pendidikan nonformal Paket B dan C tidak hanya sebatas penyetaraan tetapi ada tindak lanjut untuk melanjutkan kejenjang berikutnya asalkan ada kemauan dari warga belajar (SISWA).

Harapan dari ketua penyelenggara (Samsi,S.Pd), dengan melanjutkan ke jenjang pendidikan formal, nanti lulusannya akan lebih baik dimasa yang akan datang. Dan selain itu ketua penyelenggara mengharapkan tunjukkan bahwa lulusan dari pendidikan kesetaraan mampu seperti pendidikan formal, dan penghargaan ini di telah tertuang dalam Undang-undang.

Sekedar bertanya,Terima BLSM 150rb, Sebagian dibagikan sudah sesuai aturankah?

Kami selaku masyarakat karena ketidak mengetiannya tentang BLSM akhirnya bertanya-tanya karena masyarakat berbondong-bondong ke kecamatan untuk mengambil bagian yaitu BLSM.

Kepenasaran kami akhirnya terjawab oleh seorang ibu yang saya tanya, berapa jumlah BLSM yang diterima oleh ibu? 300 ribu rupiah cuma yang diterima 150 rb. Kemudian saya bertanya kembali, yang 150 ribunya kemana bu? jawab si ibu tersebut di kumpulkan oleh desa untuk dibagikan ke masyarakat yang tidak mendapat kartu BLSM, selanjutnya saya bertanya kembali, potongan tersebut hasil rapat tidak bu? jawab si ibu tersebut katanya sih rapat cuma saya tidak tahu rapatnya.

Dari hasil pertanyaan tersebut saya akhirnya bertanya-tanya, apakah uang yang terkumpul dari potongan itu akan tersalurkan kemasyarakat yang tidak mendapatkan kartu BLSM? Ini yang membuat saya khawatir barangkali ada ada penyalahgunaan, kalau benar ya syukur, sehingga masyarakat yang tidak mendapat kartu BLSM merasakan juga, tetapi sebaliknya bagaimana kalau uang tersebut tidak terarah, ini artinya penyalahgunaan yang perlu ditindak, kalau dihitung jumlah uang tersebut tidak sedikit, kita kalikan saja 150 rb dikali 600 kartu saja sudah berapa jumlahnya 90 juta an. Tidak sedikit!!!

Oleh karena itu kami berharap kepada pemerintahan desa (Gumulunglebak), agar benar-benar uang yang dikumpulkan jangan sampai terjadi penyalagunaan dan diselewengkan, atau lebih akan terbuka bila jumlah masyarakat yang menerima pembagian perhitungannya diinformasikan dan jumlahnya jelas.

Tulisan ini sekedar keperihatinan kenapa bisa terjadi seperti ini, apakah saat pendataan atau uangnya tidak ada.

PAUD KB di Kecamatan Greged Belum Memiliki NPSN

NPSN PAUD adalah Nomor Pokok Satuan PAUD Nasional, nomor tersebut dikeluarkan oleh kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan. Di Kecamatan Greged mulai bulan ini semua lembaga PAUD mengajukan NPSN PAUD yang di kelola oleh HIMPAUDI.
Dengan memilikinya NPSN PAUD berarti PAUD lembaga Pendidikan yang legalitasnya sudah diakui pemerintah, walaupun masih banyak masyarakat yang belum mengetahui sebenarnya tentang PAUD, oleh karena itu semua pihak harus terus menerus bersama-sama mensosialisasikan adanya PAUD sehingga masyarakat paham tentang PAUD.
Jumlah PAUD di kecamatan Greged 14 Lembaga mulai bulan ini atas anjuran dari Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon melalui Kepala Bidang PAUDNI dan Kasi PAUDNI agar semua PAUD mengajukan NPSN.Di kabupaten cirebon dari jumlah PAUD lebih dari 700 lembaga yang sudah memiliki NPSN dari Kemdikbud baru 438 lembaga PAUD.

Kuwu Teladan Bagi Masyarakat

Seorang pemimpin dalam jabatan apapun merupakan teladan bagi masyarakatnya. apalagi kuwu sebuah jabatan yang terus menerus bersentuhan dengan masyarakat setiap harinya.
Bagaimana bila seorang pemimpin dimasyarakat tidak memberi contoh tidak baik, ini sangat berpengaruh terhadap masyarakatnya dan dirinya karena akan turun derajat kepemimpinannya.
Oleh karena itu bila ada pemilihan kuwu, masyarakat harus benar-benar dapat memilih seorang pemimpin yang dapat dipercaya sehingga membawa desa yang dipimpinnya lebih baik.
Saat ini di wilayah kecamatan ada beberapa desa yang melaksanakan pemilihan kuwu, mudah-mudahan kuwu terpilih di tahun ini menjadi pemimpin-pemimpin yang amanah.