PKBM "BERLIAN" CIREBON

Beranda » Posts tagged 'pkbm'

Tag Archives: pkbm

http://xsltcache.alexa.com/site_stats/gif/s/a/cGtibWJlcmxpYW4ud29yZHByZXNzLmNvbQ==/s.gif

RSS Info Terbaru

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
StatsCrop
View samsiberlian's profile on slideshare

Review https://pkbmberlian.wordpress.com on alexa.com

Flickr Photos

RSS Info Terbaru

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Teman Pkbm Berlian

PETA PKBM “BERLIAN” CIREBON

http://www.flickr.com//photos/pkbmberlianwordpresscom/show/

Arsip

UA-30211493-1
Iklan

PKBM TERAKREDITASI BELUM SEPENUHNYA MERASAKAN PERJUANGANNYA

Akreditasi adalah salah satu kegiatan evaluasi diri satuan pendidikan dengan berpedoman pada standarisasi pendidikan. Untuk menjadi standard an layak bagi satuan pendidikan maka perlu dilakukannya akreditasi. Karena dengan satuan pendidikan diakreditasi maka akan tampak terpenuhi tidaknya 8 standar pendidikan yang harus dimiliki oleh satuan pendidikan baik formal maupun nonformal. di berbagai grouf Whatsapp. Yang penulis perhatikan bahwa PKBM terakreditasi belum sepenuhnya merasakan perjuangannya.

Kalau kita lihat perjuangan PKBM yang melakukan kerja keras menuju akreditasi tentu ini sangat perlu mendapat apresiasi karena sudah menunjukkan begitu semangatnya dalam mengabdikan kepada bangsa dan Negara dalam bidang pendidikan nonformal khususnya, nama sampai saat ini masih banyak komentar-komentar yang miris dengan perlakuan terhadap pendidikan nonformal yaitu PKBM.

Oleh karena itu menurut penulis harus secepatnya pihak yang berwenang untuk segera memberi tindak lanjut dengan adanya lembaga PKBM yang terkareditasi tersebut. Sehingga bagi mereka (PKBM) yang belum terakreditasi berlomba-lomba segera engajukan akreditasi. Kalau ini tidak membedakan dengan perbedaan yang mencolok penulis khawatir semangat akreditasi bagi para PKBM akan turun kembali kemaunnya dalam melaksanakan akreditasi

Iklan

HIRUK PIKUK UNBK

Pendidikan terus dibangun demi kwalitas sejajar dengan internasional. dalam suatu perubahan tidak akan lepas dari masa tidak nyaman terutama bagi yang terkait dengan pelaksana dan penyelenggaranya. Salah satu yang terjadi kekinian yaitu adanya ujian nasional berbasis computer (UNBK), hal tersebut berlaku di semua jalur pendidikan baik formal maupun nonformal. Dengan terbitnya aturan tentang UNBK terjadinya hiruk pikuk UNBK dan UNKP.

Setiap adanya perubahan tentu tidak akan lepas dari positif dan negtifnya. Dari sisi positif dengan bumingnya UNBK tentu sangat meminimalisir kecurangan dalan pelaksanaan Ujian. Karena dengan ujian berbasis computer terhindar dari upaya-upaya meningkatkan hasil ujian siswa. Uraian tersebut salah satu dampak positif dari UNBK dan masih banyak lagi dampak positif lainnya. Sebaliknya bagaimana dampak negatifnya dengan ujian berbasis computer, hal ini akan terjadi beban awal meningkat karena belum siapnya sarana komputerisasinya.

Bila kita lihat realita dilapangan masih banyak sekolah format yang belum mampu melaksanakan ujian nasional berbasis computer bagaimana dengan nonformal tentu sangat berat dirasakan oleh satuan pendidikan nonformal yang jelas-jelas sangat rendah kepemilikian IT nya. Upaya persiapan terus dilakukan oleh sastuan pendidikan nonformal yaitu para PKBM tetapi banyak kendala yang terjadi dilapangan salah satunya beban pinjam atau biaya yang harus dilakukan biaya perawatan untuk sekolah formal yang dijadikan tempat UNBK tersebut.

Dengan banyaknya permasalahan yang timbul setelah koordinasi antar instansi satuan pendidikan akhirnya di kabupaten Cirebon mengambil keputusan bersama untuk ujian nasional tahap satu khususnya pendidikan nonformal (PKBM) tidak siap untuk UNBK dengan tetap melaksanakan UNKP.

Menurut penulis sebaiknya setiap akan melakukan suatu perubahan besar tentu harus dikuatkan beberapa langkah diantaranya:

  1. Sosialisasi
  2. Koordinasi
  3. Perlengkapan sarana

Kalau persiapan ke tiga tersebut diatas dilakukan penulis meyakinkan tidak akan terjadi ramai hiruk pikuk yang terjadi seperti sekarang ini.

PENDIDIKAN KESETARAAN BERPERAN DI ERA GLOBALISASI

Pendidikan terus ditingkatkan kwalitasnya baik dari segi mutu lulusan, pembiayaan, pengelolaan dan mutu tenaga pendidikanya. Disisi lain peningkatan mutu yang terus dilakukan tersebut tetapi dropout (DO), tidak melanjutkan sekolah ke jenjang berikutnya tidak berkurang malah mungkin juga bisa lebih banyak yang tidak dapat diperkirakan. Hal tersebut merupakan buah hasil dari pemikiran globalisasi yang telah menguasai dalam diri remaja masa kini. Selanjutnya bagaimana apabila permasalahan generasi penerus bangsa yang terus digerus pola pikirnya oleh globalisasi terutama teknologi informatika yang kurang tepat guna. Hal tersebut pasti telah disadari oleh berbagai pihak dengan melihat dengan mata kepala sendiri anak-anak kita sudah sungkan untuk membuka buku terlebih dibacanya, yang ada hanyalah chat dan chat dengan barang yang dipegangnya terus sampai memejamkan matapun masih tetap dalam genggamnya, apa itu Handphone, Tablet dll.

Pembangunan yang terus dilakukan demi kemajuan suatu bangsa tentu tidak akan lepas dengan kebutuhan sumber daya manusia, namun kebutuhan akan SDM tentu akan disesuaikan dengan legalitas pendidikan yang diampunya oleh seseorang yang berkeinginan untuk berperan dalam bidang yang akan digelutinya. Hal tersebut tidak sedikit yang menyesal dan merasa kecewa akan nasib yang dialaminya karena dibenturkan dengan pendidikan yang harus dimiliki sebagai syarat untuk bisa masuk dalam dunia kerja yang diharapkannya. Dan itu terjadi di era sekarang yang terus dialami oleh banyak orang.

Dengan berbagai fenomena dan kejadian yang menimpa banyak orang sehingga membuat tersadar bahwa pendidikan itu sangat penting dan perlu dimiliki bagi yang berkeinginan memasuki dunia kerja. Sehingga banyak yang mencari solusi agar dapat sejajar dengan kebutuhan dari pihak dunia kerja yang membutuhkan akan jasa tenaganya. Solusi yang dilakukan dan nyata tentu hanya melalui PENDIDIKAN KESETARAAN, baik PROGRAM STUDI PAKET A, PAKET B, DAN PAKET C. dengan hal tersebut dilakukan selesailah permasalahan yang menghantui hidupnya.

Bila kita tengok permasalahan yang terjadi pada anak remaja saat ini, yang sudah tidak sedikit berpikir irasional dalam menempuh pendidikan, yang sudah hilang dalam pikirannya akan kerja keras orang tua yang terus berusaha demi anak-anaknya dapat menyelesaikan pendidikan dengan berharap tidak terulang dimasa orang tuanya. Harapan demi harapan banyak orang tua yang kecewa dibuat oleh anak-anaknya, pengorbanan yang dikeluarkan sampai sia-sia. Tetapi saat ini kekecewaan orang tua tidak harus ditumpahkan kepada anak-anak kita yang sekaligus membiarkan untuk menjadi anak yang tidak memiliki status berijazah. Karena solusi masih banyak di kanan kiri kita yaitu dengan diarahkan pada PENDIDIKAN KESETARAAN.

Dari uraian di atas membuktikan bahwa tidak sedikit remaja dan orang tua yang bisa terhindar dari tidak berijazah, asalkan ada kemauan untuk belajar karena di PKBM dalam mengelola pendidikan kesetaraan tidak mengenal ruang dan waktu, sehingga dapat kami katakana bahwa PENDIDIKAN KESETARAAN BERPERAN DI ERA GLOBALISASI.

Akhir dari tulisan hanya kami sarankan apabila terjadi pada anak-anak kita atau kita sebagai orang tua membutuhkan setara dalam pendidikan pilihkan satuan pendidikan nonformal atau PKBM yang memiliki legalitas yang dapat dipertanggungjawabkan.

PKBM YANG TERAKREDITASI DI KABUPATEN CIREBON TAHUN 2016

Upaya perubahan dalam menuju kwalitas PKBM terus dilakukan oleh Kementerian Pendidikan, melalui Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal (BAN PAUDPNF). Upaya adanya akreditasi PKBM adalah salah satu wujud nyata perhatian pemerintah terhadap pendidikan nonformal mulai terasa oleh lembaga PKBM. Karena dengan diberikannya penghargaan akreditasi artinya bahwa lembaga PKBM tidak lagi menjadi lembaga penyelenggaraan pendidikannya yang tidak berstandar melainkan saatnya bahwa pendidikan nonformal pun berstandar nasional.

Untuk menuju berstandar atau tidaknya suatu lembaga pendidikan nonformal khususnya PKBM maka dilakukan evaluasi diri melaui Badan akreditasi Nasional yang saat ini dilakukan oleh Badan Akreditasi Provinsi yang merupakan kepanjangan tangan dari Badan Akreditasi Nasional. Dari asil evaluasi (potret) yang dilakukan maka akan mengasilan grade akreditasi lembaga tersebut baik akreditas A, Akreditasi B, AKreditasi C, atau hanya terakrditasi.

Di Kabupaten Cirebon PKBM yang mengajukan dan diakreditasi tahun 2016 sejumlah 3 lembaga diantaranya: PKBM BERLIAN di Desa Gumulunglebak, PKBM AL GIFARI, dan PKBM BAITUL WILDAN. Dari ketiga lembaga PKBM tersebut sesuai dengan SK Badan Akreditasi Nasional PAUD DAN PNF tahun 2016 Nomor: 063/K/SK/AKR/2016 dihasilkan Keputusan Akreditasi sebagai berikut:

1.       PKBM BERLIAN

AKREDITASI B

Alamat: Jl. Perjuangan Kebondalem Desa Gumulunglebak Kecamatan Greged Kab. Cirebon

082317376608, 081312029889, 081911340489

2.       PKBM ALGIFARI

AKREDITASI C

Jl. Moh. Ramdah Blok 02 Rt. 06 Rw. 03, Kel.Bakung Kidul, Kec.Jamblang, Kab. Cirebon – Provinsi Jawa Barat

3.       PKBM BAITUL WILDAN

AKREDITASI C

Jl. Prabu Kiansantang  Rt.01 /09 Desa Sukadana  Kec. Pabuaran

LAMPIRAN SK:

akreditasi_jawabarat_tahap_4

Uraian di atas merupakan gambaran bahwa PKBM saat ini sudah berubah dan harus memiliki 8 standar pendidikan sehingga layak disebut dengan satuan pendidikan.

NISN SISWA KESETARAAN

NISN (Nomor Induk Siswa Nasional) biasanya dimiliki oleh siswa yang berada di sekolah jalur formal. namun saat ini siswa yang berada di jalur nonformal pun memiliki NISN. Alhamdulillah dari 183 siswa Pendidikan Kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C yang telah mendapatkan NISN 102 siswa. Data siswa yang sudah mendapatkan NISN diantaranya dapat di lihat di bawah ini:

nisn-siswa-pendidikan-kesetaraan-siswa-paket-di-pkbm-berlian

DAPODIKMAS

Yth:

Teman-teman PKBM Se- Indonesia

 

Sesuatu yang perlu dibanggakan terutama kepada Dirjen PAUD dan DIKMAS yang telah meluncurkan aplikasi DAPODIKMAS untuk pendidikan kesetaraan. Kami selaku penyelenggara sangat mengapresiasi dengan diluncurkan aplikasi tersebut. Yang artinya pendidikan kesetaraan tidak akan lagi menjadi buah bibir yang kesannya sekolah tanpa arah dan ujug-ujug, dan juga bahwa pendidikan kesetaraan akan lebih jelas setaranya tidak hanya kabar berita.

Untuk itu bagi rekan-rekan yang belum mengetahui DAPODIKMAS silahkan buka di PKBM BERLIAN dengan mengklik halaman LINK, anda akan menemukan aplikasi tersebut. Selanjutnya silahkan minta kode registrasi pada operator Dinas Pendidikan, dan registrasikan lembaga PKBM anda.

Semoga bermanfaat.

Salam pkbm: Berkarya,Berbakti, Peduli